- Kategori:
- Kenali Kulitmu
- Durasi:
- 3 menit baca
- Diperbarui:
- 5 November 2026
Mengenal Perbedaan Kulit Kering dan Kulit Dehidrasi
Kulit berminyak pun bisa terasa ketarik di bagian dalam. Pahami bedanya kurang minyak (kulit kering) dan kurang air (dehidrasi) agar tidak salah memilih tekstur produk.
Ringkasan Penting untuk Kamu
- 01Kulit kering adalah jenis kulit bawaan yang memproduksi lebih sedikit minyak alami (sebum).
- 02Kulit dehidrasi adalah kondisi sementara akibat kurangnya kadar air di lapisan permukaan kulit.
- 03Kombinasi toner hidrasi (humektan) dan pelembap ber-Ceramide (emolien) membantu menjawab keduanya secara seimbang.
Tanda-tanda yang sering tertukar
Pernahkah kamu merasa area dahi dan hidung tampak berminyak di siang hari, tetapi pipi terasa kaku setelah mencuci muka? Kondisi ini sering dialami oleh pemilik kulit dehidrasi di iklim tropis yang banyak menghabiskan waktu di ruangan ber-AC.
Kulit dehidrasi membutuhkan asupan pengikat air (seperti Glycerin, Panthenol, dan Sodium Hyaluronate), sedangkan kulit kering membutuhkan tambahan lipid (seperti Ceramide dan Squalane) untuk mengunci kelembapan tersebut.
Cara memilih kombinasi produk NALÉA yang sesuai
Kamu bisa menyesuaikan ketebalan lapisan produk dengan kondisi kulitmu hari itu:
- Jika kulit terasa berminyak namun kaku (dehidrasi): Gunakan 1–2 lapis Barrier Calm Milky Toner dan Pure Calm Hydrating Serum, lalu kunci dengan sedikit Cloud Dew Barrier Moisturizer.
- Jika kulit terasa kering dan kasar di seluruh wajah: Gunakan Barrier Calm Milky Toner diikuti takaran penuh Cloud Dew Barrier Moisturizer pagi dan malam.


